POLAIRUD POLRES PASER CIDUK GEROMBOLAN GAYA BAJAK LAUT “SOMALIA” DI PERAIRAN MUARA ADANG.
Kandilo.com ; IrmaJaya


Kapolres Paser AKBP Novy Adi Wibowo dikawal AKP Andi Ferial saat kegiatan di Pantai Paser Mayang ( Doc.HumasPolres Paser)
WILAYAH MARITIM KABUPATEN PASER KALTIM ; WAJIB AMAN
There is zero tolerance for crime, even in the maritime areas of Paser Regency.”
Kalimat pembuka diatas tepat untuk disematkan pada tanggung jawab menuju amannya wilayah perairan Kabupaten Paser Kalimantan Timur.
Kabupaten dengan panjang bentang garis pantai lebih dari 1.000 kilometer menyatu dengan wilayah berbatasan yakni pantai Kabupaten PPU segaris sampai teluk Balikpapan.
Jaminan keamanan teritorial Kabupaten Paser Kaltim terbukti karena ; dibawah Komando Kapolres Paser AKBP Novy Adi Wibowo melalui sosok kandidat AKP Andi Ferial berhasil menciduk oknum yang mencoba membuat keonaran.
Modus kemungkinan meniru gerakan pembajak “Somalia” dengan paksa meminta BBM solar.
Dari segerombol sedikitnya tiga orang tersebut kemudian membuat suasana menegang karena diantara mereka ada yang menodongkan sebilah senjata tajam.
Modus itu lalu disimpulkan membajak, memelas sambil memaksa dan menodongkan sajam.
Dari komunikasi radio yang sebagian ABK juga menggunakan telepon selular melaporkan ihwal kejadian itu ke Pos Polairud di Desa Pondong.
Kapolres Paser AKBP Novy Adi Wibowo melalui AKP Andi Ferial langsung menginstruksikan untuk mengambil langkah cepat dan terukur menangkal modus membahayakan tersebut.
Dengan membingkai laporan dari Kapal Barisan Hiu Biru bergerak terukur dengan deteksi canggih menciduk gerombolan tersangka pelaku di Desa Paser Mayang; desa pantai berseberangan titik Pos “Buru Sergap” Polairud Desa Pondong.
AKP Andi Ferial Kepala Satuan Polairud Polres Paser tepat serta jitu ; mengendus dan mengintai sekaligus menyergap tersangka pelaku di Desa Paser Mayang tanpa perlawanan dan mengakui “ulah gaya begal” bersama tim bajak “somalia” nya.
Dugaan gerombolan bajak “Somalia” menyangka penjagaan wilayah laut sepi ; karena itu mereka menjalankan modusnya tepat Rabu 31 Desember 2025; pada momentum Nataru ke 2026.
Lewat keyakinan itu mereka bergerak ; dan samasekali “out of prediction” hingga berkonsekuensi oknum tersangka “W” bersama komplotan nya gagal berhura hura ditengah gemerlap menyambut tahun baru 2026.
Komandan bajak ber inisial “W” (28) itupun melalui Posko Polairud Pondong dengan silang tangan “terkunci borgol” merunduk dihadapan tim sergap Polairud dan Jatanras Polres Paser untuk di proses dilengkapi berita acara modus dan pengakuan ‘menabrak larangan’ mengancam dengan senjata tajam di Mapolres Paser.
Andi sang Kepada Satuan Polairud ; selain menghidupkan 24 jam saluran pengaduan baik melalui radio 2 meter band pun juga telepon seluler.
Lintas “tempus delicti” memang perlintasan ramai karena alur tongkang yang selalu lewati Muara Adang untuk loading Batu Bara umumnya Produksi PT Kideco ke Kapal dengan melakukan charge di tengah laut. Acap pula Burges ditarik tugboat hingga ke destinasi di dalam negeri semisal to port of discharge PLTU Suralaya.
Sinergi Humas Polres ; Polairud PONDONG dan Media Kandilo.com
