DANREM 091/ASN MEMASTIKAN PROGRES BANGUNAN KOPDESKEL DI KABUPATEN PASER

By adm1 on 26 Jan 2026, 06:55 PM

Ekslusif report Kontributor media Kandilocom:Kaspin /editor: IrmaJaya

Gambar ; kategori “rampung” bangunan Kopdes Senaken ( Doc. Disperindagkop)

Paser – Kalimantan Timur

Upaya memacu laju Program Nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdeskel Merah Putih) terus digerakkan di berbagai daerah.

Komandan Korem (Danrem) 091/Aji Surya Natakesuma (ASN), Brigjen TNI Anggara Sitompul, Senin (26/1), melakukan kunjungan kerja ke Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, guna memastikan progres kesiapan operasional program unggulan nasional tersebut.

Kontributor media online Kandilocom, Kaspin K Anwar, melaporkan bahwa agenda utama Danrem 091/ASN adalah meninjau langsung sejumlah bangunan Kopdeskel Merah Putih yang telah masuk kategori rampung dan siap dioperasikan. Dua lokasi yang menjadi perhatian adalah Kopdes Merah Putih KPJ Keluang Paser Jaya, Kecamatan Kuaro, serta Kopdes Senaken, Kecamatan Tanah Grogot, yang dikabarkan akan segera diresmikan.

Sebagaimana telah ditegaskan Presiden RI Prabowo Subianto, eksistensi Koperasi Desa/Kelurahan di seluruh Indonesia dimaksudkan untuk memastikan amanat UUD 1945, khususnya terkait jaminan kesempatan berusaha yang adil dan merata bagi seluruh rakyat. Kopdeskel diposisikan sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan di tingkat akar rumput.Melalui pengoperasian koperasi sebagai soko guru ekonomi nasional, diharapkan terjadi peningkatan pendapatan per kapita masyarakat, penguatan UMKM, serta terciptanya keseimbangan yang lebih sehat antara usaha korporasi besar dan ekonomi koperasi.

Presiden Prabowo bahkan menegaskan, ketika Kopdeskel beroperasi secara masif di seluruh Nusantara, maka “share kue nasional” akan menjadi lebih berimbang.

Target tersebut dinilai mulia dan strategis. Apabila dijalankan secara tertib, jujur, dan akuntabel, keberhasilan Kopdeskel diyakini dapat menyanding capaian strategis lain seperti keberhasilan swasembada pangan tercapai lebih cepat yakni pada penghujung tahun 2025.

Sejalan dengan itu, Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono menargetkan pada April 2026 sedikitnya 17 ribu Kopdeskel telah beroperasi di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, Kabupaten Paser diharapkan menjadi salah satu daerah yang berkontribusi signifikan.

Kunjungan Danrem 091/ASN dinilai memberi dorongan moral dan institusional yang kuat bagi percepatan operasional Kopdeskel di daerah. Pemerintah pusat sendiri menunjukkan atensi serius terhadap program ini. Melalui PT Agrinas sebagai ujung tombak yang diberi kepercayaan Presiden lewat Danantara Indonesia, telah dikucurkan dana hingga puluhan triliun rupiah untuk mendukung pembangunan gedung dan kantor Kopdeskel di seluruh Indonesia.

Di Kabupaten Paser, pembangunan Kopdeskel saat ini berlangsung masif. Kepala Dinas Perindagkop Kabupaten Paser, Yusuf, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memulai persiapan dan pembangunan Kopdeskel di 40 desa dan kelurahan, dari total 139 desa dan 6 kelurahan yang ada di wilayah tersebut.

Berbasis pembangunan fisik Kopdeskel dan bertepatan dengan kunjungan Danrem 091/ASN, diharapkan seluruh pelaksanaan pembangunan di pelosok desa Kabupaten Paser dapat menjadi contoh tertib administrasi dan konstruksi, termasuk kepatuhan terhadap spesifikasi teknis, kehadiran konsultan pengawas, serta keterbukaan informasi publik sebagaimana diamanatkan UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Leave a comment