KERLINGAN BUPATI MUDYAT NOOR MENARIK PERAN DAN MANFAAT KE PPU.

By adm1 on 01 Feb 2026, 03:30 AM

Kandilo.com ; IrmaJaya

Duet Kepala Otorita IKN Basuki Hadimulyono dan Bupati PPU Mudyat Noor ( create by Kandilo.com)

PPU Kalimantan Timur

Bupati PPU Hadiri Harlah 1 Abad NU di IKN, Tegaskan Komitmen Daerah Penyangga

Sepaku – IKN.

Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Muhdyat S Hut menghadiri peringatan Harlah 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar di Gedung Kemenko 3, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Sabtu (31/01). Kehadiran Muhdyat tidak sekadar simbolik. Ia tercatat sebagai satu-satunya kepala daerah yang secara khusus membentangkan spanduk ucapan Harlah 1 Abad NU di momentum bersejarah tersebut, sebagai bentuk penghormatan sekaligus kedekatan emosional dengan NU.

Sebagaimana diketahui, kawasan IKN yang kini berkembang pesat sebelumnya merupakan bagian dari wilayah Kabupaten PPU, tepatnya di Kecamatan Sepaku. Kondisi itu menumbuhkan naluri emosional tersendiri bagi Muhdyat untuk terus memantau setiap derap progres pembangunan IKN, terutama peluang strategis yang dapat memberi dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat PPU.

Lebih jauh, keberadaan IKN juga dipandang sebagai tantangan besar bagi Pemerintah Kabupaten PPU. Tantangan tersebut terutama menyangkut kecepatan adaptasi terhadap ritme pembangunan nasional yang berlangsung sangat cepat di kawasan tersebut.

Muhdyat menegaskan komitmennya agar generasi Z PPU tidak hanya menjadi penonton di tengah pembangunan IKN. Sejak awal, seluruh potensi daerah didorong untuk merebut peluang, tidak hanya di kawasan IKN, tetapi juga dari PPU sendiri yang memiliki peran strategis sebagai kabupaten penyangga utama.

“PPU bukan sekadar wilayah yang menghibahkan kawasan, tetapi mitra strategis IKN. Karena itu, peluang ekonomi, sumber daya manusia, hingga peran sosial harus diambil secara aktif,” menjadi pesan kuat yang tercermin dari langkah-langkah kebijakan daerah.

Ke depan, tantangan besar PPU adalah menyelaraskan diri dengan keunggulan kompetitif IKN, yang harus dijawab melalui program-program riil, terukur, dan terus diperbarui oleh seluruh pemangku kepentingan pemerintahan di Kabupaten PPU.

Bersambung

Leave a comment