PUSKESMAS GROGOT “GEDUNG BARU MENUJU LAYANAN BERMUTU”.
Kandilo.com ; IrmaJaya

Informasi ini menyasar semua aplikasi media sosial
Paser, Kalimantan Timur
Kesadaran masyarakat untuk hidup sehat menjadi dasar penting dalam peningkatan layanan kesehatan. Menjawab kebutuhan tersebut, Puskesmas Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, resmi memulai pelayanan di lokasi baru, yakni gedung eks RS P. Sebaya di Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo, terhitung mulai Senin (26/01).
Pantauan media online Kandilcom menunjukkan aktivitas pelayanan sebenarnya telah mulai terasa sejak sekitar tiga minggu lalu. Hal ini ditandai dengan kehadiran ASN berseragam yang rutin berkegiatan, serta tampilan bangunan yang telah rampung direhabilitasi dan dilengkapi penanda kluster pelayanan yang jelas di setiap bagian gedung.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Paser, Amri Yulihardi, S.STP., M.Si, sebelumnya membenarkan rencana soft launching Puskesmas Tanah Grogot tersebut.“Untuk seremonial peresmian sudah diajukan, tinggal menunggu penjadwalan dari pihak protokol,” ujarnya.
Penandaan kluster pada gedung Puskesmas dimaksudkan sebagai pemandu bagi masyarakat agar lebih mudah mengakses layanan sesuai kebutuhan. Seiring waktu, warga diharapkan semakin akrab dan nyaman dengan sistem ini.
Pembagian kluster mengacu pada PMK Nomor 19 Tahun 2024 tentang transformasi layanan Puskesmas.Adapun pembagian kluster pelayanan Puskesmas Tanah Grogot meliputi:
Kluster 1: Pendaftaran dan rekam medis
Kluster 2: Kesehatan ibu dan anak
Kluster 3: Kesehatan dewasa dan lanjut usia
Kluster 4: Penanggulangan penyakit menular dan kesehatan lingkungan
Kluster 5: Kegawatdaruratan, kefarmasian, laboratorium, serta pelayanan gigi dan mulut.
Terkait pengelolaan lingkungan, Amri menegaskan limbah padat akan ditangani oleh pihak ketiga sebagaimana sebelumnya diterapkan di RS P. Sebaya, sementara limbah cair dikelola melalui IPAL yang telah tersedia dan siap dioperasikan.
Sebagai informasi bagi masyarakat, Puskesmas Tanah Grogot di lokasi baru ini didukung oleh sedikitnya 18 tenaga perawat.
Ke depan, manajemen Puskesmas juga membuka ruang kritik dan saran dari masyarakat sebagai bagian dari evaluasi berkelanjutan demi pelayanan kesehatan yang semakin baik dan berkelanjutan.
