KICAUAN BURUNG HOAX SINGGAH KE KABUPATEN PASER KALIMANTAN TIMUR.
Kandilo.com ; IrmaJaya


ilustrasi payment gajih ASN PPPK
KONDISI FAKTUAL APBD KABUPATEN PASER 2026 MUMPUNI ;
Paser , Kalimantan Timur.
Sejak rentang waktu di Minggu ke dua berkelindan “template” informasi bahkan sempat membahana pada wilayah selatan Kalimantan Timur ini terfokus pada sebaran berita ihwal ASN PPPK terkena delay, “salary payment from the government”.
Informasi tersebut mengejutkan, karena bila benar maka ada sesuatu pelanggaran yang dilakukan oleh pengampu tatalaksana keuangan Negara / Daerah .Mengapa ? Karena Komponen gajih tersebut dikelompokkan pada Dana Alokasi Umum ( DAU) serta terikat pada kepastian bisa disederhanakan bahwa komponen gajih ASN PPPK peruntukannya rigid tanpa boleh di alihkan dan atau pergeseran.
Entah dari Kampoeng mana asal “berita burung” yang ekstrim melayangkan issue berbunyi ; “uang kas daerah kosong gajian ASN PPPK bahkan ada yang telat 3 bulan” begitu bunyi kicauan.
Media Online Kandilcom merasa berkepentingan untuk mendudukan ihwal muncul nya issue hingga harus menjurus ke banyak penjuru hingga bisa meraih keterangan proporsional.
Lalu salahkah para pemangku ragu meng klarifikasi saat disodorkan konformasi media ; karena issue tadi menduduki peringkat tertinggi ihwal kepekaan publik ketika publik dimaksud tergeser pemahaman nya dan tetap “kekeh” pada issue awal yang bisa menjatuhkan kredibilitas Pemerintah .
Kejadian ini menguji Pemeruntah guna memfilter “burung pembawa berita yang bebas berkeliaran” hingga bisa melempar issue bagai kita ungkap diatas.
Sudah saat nya Kominfo Kabupaten Paser memulai dari perencanaan guna penempatan alat seperti telah dimiliki Pemerintah Pusat.Dari tumbuh berkembang dan makin canggih nya instrument “burung pembawa berita tadi” mesti diimbangi dengan AIS (Automatic Identification System) berbasis Artificial intelligence.
Kedepan berkelindan nya “kabar burung” bentuk issue dan atau kebohongan akan terperangkap pada alat yang dimiliki Pemerintah Kabupaten dan langsung dijinakkan.
(Bersambung)
